Jumat, 19 Oktober 2012

Cara Merawat Gatal-gatal Pada Vagina

Ladies mungkin pernah merasakan gatal-gatal pada daerah vagina, dan hampir semua wanita pernah mengalaminya, setidaknya sekali dalam hidupnya.

Gatal itu ada yang cepat sembuh dan ada juga gatal tersebut tak kunjung reda dan sangat mengganggu. Gatal tersebut bisa disebabkan oleh keringat, cuaca panas, sabun wangi, celana ketat, handuk yang kotor, hormone, bikini basah, pakaian dalam yang tidak menyerap keringat, pembalut yang mengandung pewangi, dan lain sebagainya.

Berikut ini cara untuk mencegah dan mengobati gatal pada vagina dikutip dari detikhealth seperti yang dilansir dailyglow.

1. Tidur dengan pakaian yang nyaman atau tanpa pakaian dalam, sehingga vagina dapat terkena udara dan kurang berkeringat di malam hari. Lebarkan kaki ketika tidur dan jangan tidur dengan posisi meringkuk.

2. Lebih rajin mandi dengan air dingin agar vagina terasa lebih segar dan mengurangi sensai gatal.

3. Hindari penggunaan produk yang mengandung pewangi pada vagina.

4. Oleskan sampo bayi pada bibir vagina dengan kapas. Sampo bayi dapat membantu mengeringkan penumpukan ragi di vagina dan membersihkan vagina dengan lembut.

5. Kompres vagina dengan air dingin dan kain bersih selama sekitar satu jam.

6. Oleskan yoghurt tanpa gula pada labia untuk menenangkan gatal. Kultur yoghurt yang lembut akan membantu meringankan gatal.

7. Kenakan pakaian yang longgar dan terbuat dari bahan yang tidak memicu keringat. Hindari pakaian yang terbuat dari bahan lycra / spandex, poliester, rayon, renda, tali elastis, atau bahan lain yang menyebabkan vagina menjadi berkeringat dan gatal.

Pilihlah kain yang terbuat dari katun yang dapat menyerap keringat pada daerah vagina. Perbanyak mengenakan rok bukan celana atau celana pendek, tapi jangan mengenakan celana ketat, legging atau stoking.

8. Makan yoghurt untuk mendapatkan manfaat probiotik setiap pagi. Hal ini dapat memerangi penumpukan bakteri dari dalam.

9. Minum lebih banyak air putih untuk menyiram sistem ekskresi dan memperlancar metabolisme tubuh.

10. Hindari berhubungan seks terlebih dahulu, setidaknya untuk beberapa hari ke depan selama vagina masih gatal. Seks, terutama dengan kondom dapat membuat vagina lebih gatal.

Jika langkah perawatan tersebut di atas tidak dapat membantu meringankan gatal pada vagina, Anda mungkin menderita salah satu dari gangguan ini.

1. Infeksi ragi

Sekitar 3 dari 4 wanita mengalami infeksi ragi di beberapa titik dalam hidupnya. Ini adalah salah satu penyebab paling umum gatal vagina dan salah satu nasalah vagina yang paling mudah diobati.

Infeksi ragi terjadi ketika jamur terlalu banyak tumbuh dalam vagina. Banyak hal yang menyebabkan infeksi ragi, diantaranya keringat, kehamilan, hubungan seksual, atau mengenakan pakaian dalam yang basah.

Cara terbaik untuk mengobati gatal vagina dari infeksi ragi adalah dengan menggunakan krim antijamur atau supositoria. Krim ini tersedia di apotek dan dapat mengatasi gatal vagina dalam hitungan menit.

2. Bacterial vaginosis

Populasi campuran beberapa bakteri sehat dalam vagina sifatnya normal. Tapi kadang-kadang jumlahnya didominasi oleh satu jenis bakteri saja dan hal ini dapat menyebabkan infeksi.

Gejala pertama biasanya gatal dan kemudian mungkin akan berkenbang menjadi peradangan, senasi terbakar, debit cairan vagina tinggi, dan bau busuk atau amis. Untuk mengobati bacterial vaginosis, Anda memerlukan antibiotik yang diresepkan oleh dokter.









Artikel Terkait:

0 komentar:

Poskan Komentar